Suplemen kesehatan banyak digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Produk seperti vitamin, mineral, kapsul, tablet, dan suplemen berbentuk serbuk memiliki komposisi serta proses pembuatan yang berbeda-beda. Karena itu, produsen dan importir perlu memperhatikan persyaratan legalitas produk, termasuk kewajiban sertifikasi halal sesuai ketentuan yang berlaku.
Sertifikasi halal suplemen kesehatan memerlukan pemeriksaan terhadap bahan yang digunakan dan proses penanganannya. Persiapan dokumen sejak awal dapat membantu perusahaan memahami kebutuhan pengajuan dan mengurangi risiko perbaikan.
1. Periksa Asal dan Komposisi Bahan
Bahan suplemen tidak selalu berasal dari sumber yang sama. Selain vitamin dan mineral, produk dapat mengandung gelatin, bahan pelapis kapsul, enzim, bahan pembawa, atau bahan tambahan lainnya.
Perusahaan perlu mengetahui sumber bahan dan menyiapkan dokumen pendukung sesuai persyaratan halal. Untuk bahan campuran atau bahan yang berasal dari hewan, informasi mengenai sumber dan proses pembuatannya perlu diperiksa dengan cermat.
Jangan hanya mengandalkan daftar komposisi pada kemasan. Mintalah dokumen teknis dan informasi pendukung dari produsen atau pemasok.
2. Siapkan Dokumen Produk
Dokumen yang perlu diperiksa dapat meliputi:
- Legalitas usaha dan identitas produsen.
- Daftar produk serta varian yang akan diajukan.
- Formula atau daftar bahan yang digunakan.
- Dokumen pendukung bahan baku.
- Diagram alir proses produksi.
- Dokumen penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) sesuai kebutuhan.
Persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenis produk dan jalur pengajuan. Oleh sebab itu, perusahaan perlu memastikan dokumen yang disiapkan sesuai dengan kondisi produk sebenarnya.
3. Perhatikan Persyaratan untuk Produk Impor
Importir perlu memeriksa dokumen dari negara asal, termasuk informasi produsen dan sertifikat halal apabila tersedia. Pengakuan sertifikat halal luar negeri serta pemenuhan ketentuan di Indonesia harus diperiksa sesuai aturan yang berlaku.
Selain sertifikasi halal, persyaratan registrasi atau izin edar suplemen juga perlu diperhatikan secara terpisah.
Konsultasi Sertifikasi Halal Suplemen Kesehatan
Persiapan yang tepat membantu produsen dan importir mengidentifikasi kebutuhan dokumen sebelum pengajuan dilakukan. Naeema Permit dapat membantu pemeriksaan dokumen dan pendampingan proses pengurusan sertifikasi halal sesuai kebutuhan usaha.
Hubungi Naeema Permit untuk berkonsultasi mengenai persyaratan sertifikasi halal suplemen kesehatan bagi produk Anda.