Artikel

Wajib Halal Oktober 2026: Persiapan Penting bagi Pelaku Usaha

Wajib halal Oktober 2026 menjadi perhatian penting bagi pelaku usaha di Indonesia. Mulai 18 Oktober 2026, kewajiban sertifikasi halal memasuki tahap berikutnya dengan cakupan produk yang lebih luas. Karena itu, produsen, pemilik brand, UMKM, dan importir perlu memeriksa kesiapan sertifikasi halal sesuai kategori produk dan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan informasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), penerapan kewajiban halal pada tanggal tersebut mencakup berbagai kategori produk, termasuk produk usaha mikro dan kecil serta produk luar negeri sesuai ketentuan yang berlaku.

Produk Apa Saja yang Perlu Memperhatikan Wajib Halal Oktober 2026?

Kewajiban sertifikasi halal Oktober 2026 tidak hanya berkaitan dengan makanan dan minuman. Beberapa kategori produk yang perlu diperhatikan antara lain kosmetik, obat bahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan, produk kimiawi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan tertentu seperti pakaian, aksesori, perlengkapan rumah tangga, alat tulis, dan perlengkapan kantor.

Pelaku usaha perlu memastikan kategori produknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebelum menentukan persyaratan pengajuan sertifikasi halal.

Apa yang Harus Disiapkan untuk Sertifikasi Halal?

Untuk menghadapi wajib halal Oktober 2026, pelaku usaha sebaiknya mulai memeriksa beberapa dokumen penting, seperti:

  • Data perusahaan dan legalitas usaha.
  • Daftar produk yang akan diajukan.
  • Daftar bahan baku, bahan tambahan, dan bahan penolong.
  • Dokumen pendukung bahan sesuai persyaratan.
  • Informasi proses produksi dan fasilitas yang digunakan.
  • Dokumen penerapan Sistem Jaminan Produk Halal sesuai kebutuhan.

Kelengkapan dokumen dapat membantu proses pengajuan lebih terarah. Persyaratan yang dibutuhkan dapat berbeda berdasarkan jenis produk dan jalur sertifikasi yang digunakan.

Konsultasi Sertifikasi Halal Bersama Naeema Permit

Mengurus sertifikasi halal membutuhkan persiapan yang tepat, terutama dalam pemeriksaan bahan dan kelengkapan dokumen. Naeema Permit membantu pelaku usaha mempersiapkan kebutuhan sertifikasi halal melalui konsultasi awal, pengecekan persyaratan, persiapan dokumen, dan pendampingan proses pengajuan sesuai kebutuhan produk.

Jika Anda belum mengetahui persyaratan sertifikasi halal untuk produk usaha, jangan menunda pemeriksaan dokumennya.

Hubungi Naeema Permit untuk konsultasi sertifikasi halal dan persiapkan produk Anda sesuai ketentuan yang berlaku.