Mengetahui syarat sertifikasi halal 2026 merupakan langkah penting bagi perusahaan dan pelaku usaha yang ingin memastikan produknya memenuhi ketentuan Jaminan Produk Halal (JPH). Menjelang penerapan kewajiban halal pada Oktober 2026, persiapan dokumen sebaiknya dilakukan sejak awal agar proses pengajuan lebih terarah.
Persyaratan sertifikasi halal dapat berbeda berdasarkan jenis produk, skala usaha, dan jalur pengajuan yang digunakan. Karena itu, pelaku usaha perlu memastikan dokumen yang disiapkan sesuai dengan karakteristik produknya.
Apa Saja Syarat Sertifikasi Halal?
Dalam mempersiapkan syarat sertifikasi halal, terdapat beberapa dokumen dan informasi yang umumnya perlu diperhatikan, antara lain:
- Data perusahaan: identitas pelaku usaha dan legalitas usaha, termasuk NIB sesuai ketentuan.
- Data produk: nama produk, jenis produk, serta daftar produk yang akan diajukan.
- Daftar bahan: bahan baku, bahan tambahan, dan bahan penolong yang digunakan.
- Dokumen pendukung bahan: dokumen yang menunjukkan informasi dan status bahan sesuai persyaratan.
- Proses produksi: penjelasan tahapan pengolahan atau pembuatan produk.
- Dokumen Sistem Jaminan Produk Halal: dokumen penerapan proses produk halal sesuai skema yang berlaku.
Selain dokumen tersebut, pelaku usaha juga perlu memastikan informasi bahan dan proses produksi sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Apakah Semua Produk Memiliki Persyaratan yang Sama?
Tidak semua produk memiliki kebutuhan dokumen yang sama. Syarat sertifikasi halal untuk makanan dan minuman dapat berbeda dengan kosmetik, suplemen kesehatan, produk impor, maupun kategori produk nonpangan tertentu.
Perbedaan tersebut dapat berkaitan dengan komposisi bahan, proses produksi, fasilitas yang digunakan, dan dokumen pendukung yang diperlukan. Oleh sebab itu, pemeriksaan awal sangat disarankan sebelum mengajukan sertifikasi halal.
Konsultasi Syarat Sertifikasi Halal Bersama Naeema Permit
Menyiapkan dokumen tanpa memahami persyaratan yang sesuai dapat membuat proses pengajuan menjadi kurang efektif. Naeema Permit membantu pelaku usaha mempersiapkan sertifikasi halal perusahaan, mulai dari konsultasi awal, pengecekan dokumen, hingga pendampingan proses sesuai kebutuhan.
Jika Anda belum mengetahui dokumen apa saja yang diperlukan untuk produk Anda, hubungi Naeema Permit untuk mendapatkan informasi mengenai persiapan sertifikasi halal.
Persiapkan syarat sertifikasi halal produk Anda bersama Naeema Permit agar proses pengajuan lebih terarah.