Artikel

Sertifikasi Halal Skincare: Persiapan untuk Pemilik Brand Kosmetik

Industri skincare terus berkembang dengan hadirnya berbagai produk, mulai dari facial wash, toner, serum, moisturizer, hingga sunscreen. Di tengah persaingan tersebut, legalitas produk menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh pemilik brand, termasuk pemenuhan persyaratan halal sesuai ketentuan yang berlaku.

Sertifikasi halal skincare bukan hanya berkaitan dengan bahan yang digunakan, tetapi juga mencakup proses produksi dan penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Karena itu, pemilik brand perlu mempersiapkan dokumen dan informasi produk sebelum mengajukan sertifikasi.

1. Periksa Komposisi Bahan Skincare

Bahan kosmetik memiliki karakteristik yang beragam. Beberapa bahan dapat berasal dari tumbuhan, hewan, hasil sintesis, atau sumber lainnya. Pemilik brand perlu mengetahui asal bahan serta menyiapkan dokumen pendukung sesuai persyaratan halal.

Bahan yang perlu diperhatikan antara lain gliserin, kolagen, gelatin, bahan turunan asam lemak, dan bahan lain yang sumber atau proses pembuatannya perlu ditelusuri.

Jangan hanya mengandalkan nama bahan pada label. Mintalah informasi teknis dan dokumen pendukung dari pemasok atau pabrik yang memproduksi skincare tersebut.

2. Siapkan Dokumen Produk dan Pabrik

Sebelum pengajuan, pemilik brand sebaiknya menyiapkan beberapa informasi berikut:

  • Daftar nama dan varian produk skincare.
  • Formula atau daftar bahan yang digunakan.
  • Dokumen pendukung bahan baku.
  • Informasi pemasok dan produsen.
  • Alur proses produksi.
  • Dokumen legalitas usaha dan persyaratan SJPH yang relevan.

Jika menggunakan jasa maklon, koordinasi dengan pihak pabrik sangat penting agar data produk dan dokumen yang diperlukan tersedia serta konsisten.

3. Pastikan Proses Produksi Memenuhi Kriteria Halal

Pemeriksaan halal tidak berhenti pada komposisi produk. Proses produksi, fasilitas, penanganan bahan, serta pencegahan kontaminasi dengan bahan yang tidak memenuhi kriteria halal juga perlu diperhatikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemilik brand sebaiknya memastikan bahwa pihak pabrik memahami persyaratan tersebut dan dapat menyediakan dokumen pendukung yang dibutuhkan.

Konsultasi Sertifikasi Halal Skincare Bersama Naeema Permit

Persiapan yang tepat dapat membantu pemilik brand memahami kebutuhan dokumen sebelum mengajukan sertifikasi halal. Naeema Permit membantu pelaku usaha memeriksa persyaratan dan mempersiapkan proses pengajuan sesuai jenis produk serta kondisi bisnis.

Hubungi Naeema Permit untuk berkonsultasi mengenai sertifikasi halal skincare dan persiapan dokumen produk Anda.