Apakah UMKM Membutuhkan Jasa BPOM?
Mengurus legalitas produk menjadi salah satu bagian penting ketika UMKM ingin mengembangkan bisnis dan memperluas pemasaran.
Namun, tidak semua pelaku usaha memahami apakah produknya membutuhkan BPOM, PIRT, atau jenis legalitas lainnya. Bahkan setelah mengetahui izin yang dibutuhkan, masih ada berbagai dokumen dan persyaratan yang perlu dipersiapkan.
Dalam kondisi tersebut, jasa BPOM untuk UMKM dapat menjadi pilihan bagi pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan selama proses pengurusan.
Kapan UMKM Sebaiknya Menggunakan Jasa BPOM?
Tidak semua UMKM wajib menggunakan konsultan. Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri apabila pelaku usaha memahami prosedur dan mampu menyiapkan seluruh persyaratan.
Namun, pendampingan dapat dipertimbangkan apabila:
- Baru pertama kali mengurus BPOM.
- Belum mengetahui kategori produk.
- Memiliki beberapa produk atau varian.
- Masih bingung mengenai komposisi dan dokumen bahan.
- Belum yakin dengan kesesuaian label.
- Pernah mengalami kendala atau perbaikan dalam proses pendaftaran.
- Tidak memiliki cukup waktu untuk mengurus proses administrasi sendiri.
Dengan pendampingan, pelaku usaha dapat lebih fokus pada produksi dan pengembangan bisnis.
Apa Saja yang Dibantu Jasa BPOM?
Ruang lingkup jasa dapat berbeda antara satu penyedia dengan lainnya.
Pendampingan dapat mencakup identifikasi kategori produk, pengecekan dokumen, pemeriksaan komposisi, review label, persiapan data, pendampingan pengajuan, serta membantu mengarahkan tindak lanjut apabila terdapat perbaikan atau klarifikasi.
Karena itu, sebelum memilih jasa, pelaku usaha sebaiknya menanyakan dengan jelas apa saja yang termasuk dalam layanan.
Apakah Produk UMKM Pasti Harus BPOM?
Tidak.
Ini merupakan hal yang penting untuk dipahami.
Tidak semua produk UMKM wajib menggunakan BPOM. Untuk pangan olahan, sebagian produk tertentu dapat menggunakan SPP-IRT apabila memenuhi kriteria yang berlaku.
Sebaliknya, produk rumahan juga tidak otomatis berarti dapat menggunakan PIRT.
Misalnya, frozen food tertentu dan makanan olahan daging tertentu perlu diperiksa berdasarkan karakteristik produk, proses pengolahan, dan cara penyimpanannya.
Jadi, sebelum mencari jasa BPOM, langkah pertama adalah memastikan jenis legalitas yang memang dibutuhkan produk Anda.
Bagaimana dengan Produk Impor?
UMKM yang menjual produk impor juga perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Untuk pangan olahan impor yang wajib memiliki izin edar BPOM, digunakan mekanisme pendaftaran produk impor. Produk yang berasal dari luar negeri juga membutuhkan persiapan dokumen dari produsen atau pihak terkait di negara asal.
Karena itu, untuk produk impor, sebaiknya pengecekan dilakukan sebelum produk dikirim ke Indonesia.
Jangan Hanya Memilih Berdasarkan Harga
Harga merupakan salah satu pertimbangan ketika memilih jasa BPOM. Namun, jangan hanya melihat nominal yang ditawarkan.
Perhatikan juga apakah jasa tersebut mencakup pengecekan dokumen, review komposisi, pemeriksaan label, pendampingan pengajuan, serta komunikasi selama proses.
Dengan memahami ruang lingkup layanan sejak awal, pelaku usaha dapat membandingkan penawaran dengan lebih objektif.
Persiapkan Produk Sebelum Konsultasi
Agar konsultasi lebih efektif, siapkan informasi dasar mengenai produk.
Misalnya:
- Nama dan jenis produk.
- Komposisi.
- Masa simpan.
- Cara penyimpanan.
- Desain label jika sudah tersedia.
Informasi tersebut dapat membantu konsultan melakukan identifikasi awal terhadap kebutuhan produk.
Jasa BPOM untuk UMKM dapat membantu pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan dalam mempersiapkan dan mengurus legalitas produk.
Namun, langkah pertama sebaiknya bukan langsung mendaftar BPOM. Pastikan terlebih dahulu kategori produk dan jenis legalitas yang dibutuhkan. Untuk pangan tertentu, jalurnya dapat berupa SPP-IRT, sedangkan produk lainnya dapat memerlukan izin edar BPOM.
Dengan melakukan identifikasi dan persiapan sejak awal, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lebih terarah.
Naeema Permit membantu UMKM melakukan konsultasi dan pendampingan pengurusan legalitas produk, mulai dari identifikasi kebutuhan, pengecekan dokumen, komposisi, label, hingga proses pengajuan sesuai jenis produknya.
Jika Anda belum yakin apakah produk Anda membutuhkan BPOM, SPP-IRT, atau legalitas lainnya, konsultasikan terlebih dahulu kondisi produk Anda kepada Naeema Permit sebelum memulai proses pengajuan.
Baca juga:
- Cara Cek Apakah Produk Anda Wajib BPOM Sebelum Mengajukan Pendaftaran
- Berapa Biaya Jasa Pengurusan BPOM? Ini Faktor yang Menentukannya
- 7 Kesalahan yang Sering Membuat Pendaftaran BPOM Terhambat
- Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Daftar BPOM Pangan
- Cara Memilih Jasa Pengurusan BPOM yang Tepat untuk Produk Anda