Artikel

Label Produk untuk BPOM: Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Mengapa Label Produk Penting Saat Daftar BPOM?

Label bukan hanya berfungsi sebagai identitas produk. Untuk pangan olahan yang diedarkan di Indonesia, label juga harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

Karena itu, pelaku usaha yang akan mengurus BPOM sebaiknya tidak menunggu sampai tahap akhir untuk memeriksa desain kemasan.

Label sebaiknya sudah diperiksa sejak awal agar informasi yang tercantum sesuai dengan data produk dan persyaratan yang berlaku.

Informasi Apa Saja yang Perlu Ada pada Label?

Untuk pangan olahan, terdapat beberapa informasi penting yang perlu diperhatikan pada label, antara lain:

  • Nama produk.
  • Daftar bahan yang digunakan.
  • Berat atau isi bersih.
  • Keterangan kedaluwarsa.
  • Nomor izin edar setelah izin diterbitkan.
  • Informasi lain sesuai karakteristik produk.

Ketentuan dapat berbeda berdasarkan jenis dan karakteristik produk, sehingga label perlu diperiksa secara spesifik.

Nama Produk Harus Sesuai dengan Produk yang Didaftarkan

Nama produk pada label harus diperhatikan karena berkaitan dengan identitas produk yang didaftarkan.

Jangan sampai nama yang digunakan pada desain kemasan berbeda dengan data produk yang diajukan.

Selain itu, penggunaan nama atau klaim tertentu juga perlu diperhatikan agar tidak memberikan informasi yang menyesatkan kepada konsumen.

Komposisi pada Label Harus Diperiksa

Daftar bahan merupakan salah satu bagian penting pada label.

Pelaku usaha perlu memastikan bahan yang dicantumkan benar-benar sesuai dengan formulasi produk.

Jika terdapat perubahan bahan atau formulasi, informasi pada label juga perlu diperiksa kembali.

Hal ini menjadi semakin penting apabila produk menggunakan bahan tambahan pangan, perisa, pemanis, pewarna, atau bahan lain yang memiliki ketentuan khusus.

Klaim pada Kemasan Jangan Sembarangan

Tulisan pada kemasan seperti “tanpa gula”, “tinggi protein”, “alami”, “menyehatkan”, “bebas pengawet”, dan berbagai klaim lainnya tidak sebaiknya dicantumkan tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Klaim harus dapat dipertanggungjawabkan dan tidak boleh memberikan kesan yang menyesatkan.

Karena itu, sebelum desain kemasan dicetak dalam jumlah besar, sebaiknya lakukan pengecekan terlebih dahulu.

Bagaimana dengan Logo Halal?

Untuk produk yang telah memiliki kewajiban atau telah memperoleh sertifikasi halal, informasi halal pada label juga perlu disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa proses BPOM dan sertifikasi halal sebaiknya dipertimbangkan secara bersamaan ketika menyiapkan kemasan produk.

Dengan melakukan pengecekan sejak awal, pelaku usaha dapat mengurangi risiko harus melakukan perubahan desain kemasan di kemudian hari.

Nomor BPOM Tidak Boleh Dicantumkan Sembarangan

Nomor izin edar BPOM hanya dapat dicantumkan setelah produk memperoleh izin edar sesuai ketentuan.

Karena itu, jangan mencantumkan nomor BPOM yang belum diterbitkan atau menggunakan nomor milik produk lain.

Untuk produk yang belum mendapatkan izin edar, desain label sebaiknya disiapkan terlebih dahulu dan nomor izin edar ditambahkan sesuai ketentuan setelah izin diterbitkan.

Kesalahan Label Bisa Membuat Proses Lebih Panjang

Kesalahan kecil pada label dapat menimbulkan kebutuhan perbaikan apabila informasi tidak sesuai dengan dokumen atau ketentuan yang berlaku.

Contohnya adalah ketidaksesuaian nama produk, komposisi, berat bersih, nama perusahaan, alamat, atau informasi lainnya.

Melakukan review label sebelum daftar BPOM dapat membantu menemukan masalah lebih awal.

Label produk BPOM perlu dipersiapkan dengan serius karena informasi pada kemasan harus sesuai dengan data produk dan ketentuan pelabelan yang berlaku.

Sebelum mencetak kemasan dalam jumlah besar, pelaku usaha sebaiknya melakukan pengecekan terhadap nama produk, komposisi, informasi perusahaan, berat bersih, kedaluwarsa, klaim, serta informasi lainnya yang diperlukan.

Naeema Permit dapat membantu melakukan pengecekan dan pendampingan persiapan produk sebelum proses pengajuan BPOM, termasuk membantu mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperhatikan pada label.

Jika Anda sudah memiliki desain kemasan tetapi belum yakin apakah labelnya siap untuk didaftarkan BPOM, Anda dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum mencetak dalam jumlah besar.

Baca juga:

  • Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Daftar BPOM Pangan
  • Produk Apa Saja yang Wajib BPOM? Kenali Jenisnya Sebelum Mendaftar
  • Berapa Biaya Jasa Pengurusan BPOM? Ini Faktor yang Menentukannya
  • PIRT atau BPOM? Ini Cara Menentukan Izin yang Tepat untuk Produk Anda