Artikel

Produk Selain Makanan yang Wajib Sertifikasi Halal

Selama ini banyak masyarakat memahami sertifikasi halal hanya berkaitan dengan makanan dan minuman. Padahal, perkembangan industri halal membuat cakupan sertifikasi halal semakin luas.

Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus memperluas penerapan kewajiban sertifikasi halal terhadap berbagai kategori produk yang beredar di Indonesia.

Artinya, pelaku usaha tidak hanya dari sektor makanan, tetapi juga industri kosmetik, kesehatan, barang konsumsi, hingga produk impor perlu mulai mempersiapkan sertifikasi halal.

Mengapa Produk Selain Makanan Membutuhkan Sertifikasi Halal?

Setiap produk yang digunakan atau dikonsumsi masyarakat dapat memiliki aspek kehalalan yang perlu diperhatikan.

Sebuah produk dapat menggunakan berbagai bahan seperti:

  • Bahan turunan hewani
  • Bahan kimia tertentu
  • Bahan tambahan produksi
  • Bahan pendukung proses manufaktur

Oleh karena itu, pemeriksaan halal tidak hanya melihat produk akhir, tetapi juga bahan dan proses pembuatannya.

Contoh Produk Selain Makanan yang Perlu Memperhatikan Sertifikasi Halal

1. Kosmetik dan Produk Perawatan Diri

Contohnya:

  • Skincare
  • Makeup
  • Sabun
  • Shampoo
  • Body care

Produk kosmetik dapat mengandung bahan seperti kolagen, gelatin, gliserin, atau bahan tambahan lain yang perlu diperiksa.

2. Obat Bahan Alam dan Suplemen Kesehatan

Contohnya:

  • Vitamin
  • Suplemen herbal
  • Produk kesehatan

Bahan aktif maupun kapsul yang digunakan perlu dipastikan status kehalalannya.

3. Produk Kimiawi

Produk industri tertentu yang menggunakan bahan kimia atau bahan turunan tertentu juga perlu memperhatikan standar halal sesuai kategori yang berlaku.

4. Barang Gunaan

Kategori barang gunaan mencakup berbagai produk yang digunakan sehari-hari, seperti:

  • Produk sandang
  • Perlengkapan rumah tangga
  • Produk tertentu yang menggunakan bahan hewani

Mengapa Pelaku Usaha Perlu Bersiap Sejak Sekarang?

Menunggu hingga mendekati penerapan kewajiban halal dapat menyebabkan berbagai kendala, seperti:

  • Dokumen belum lengkap
  • Belum mengetahui status bahan
  • Proses pemeriksaan membutuhkan waktu lebih lama

Dengan persiapan lebih awal, pelaku usaha dapat memastikan produk sudah siap memenuhi regulasi.

Naeema Permit Membantu Persiapan Sertifikasi Halal Berbagai Produk

Setiap kategori produk memiliki karakteristik dan persyaratan yang berbeda.

Naeema Permit membantu pelaku usaha memahami kebutuhan sertifikasi halal, melakukan pemeriksaan persyaratan, serta mendampingi proses pengajuan agar lebih mudah dan terarah.

Pastikan bisnis Anda siap menghadapi kewajiban halal 2026 bersama Naeema Permit.

Baca juga:

  • Apa Itu Sertifikasi Halal dan Mengapa Penting untuk Produk Bisnis Anda?
  • Sertifikasi Halal Kosmetik: Apakah Semua Produk Kosmetik Wajib Halal?
  • Sertifikasi Halal Suplemen: Apa Saja yang Harus Disiapkan?
  • Wajib Halal Oktober 2026: Produk Apa Saja yang Harus Bersertifikat Halal?